Sabtu, 18 Maret 2017
Awal mula Real Madrid dimulai saat sepak bola diperkenalkan ke Madrid oleh para akademisi dan mahasiswa dari Institución libre de enseñanza yang di dalamnya termasuk beberapa lulusan dari Universitas Oxford dan Universitas Cambridge. Mereka mendirikan Football Club Sky pada 1897 yang kemudian kerap bermain sepak bola secara rutin pada hari Minggu pagi di Moncloa. Klub ini kemudian terpecah menjadi dua pada tahun 1900, yaitu: New Foot-Ball de Madrid dan Club Español de Madrid.[5] Klub terakhir terpecah lagi pada tahun 1902 yang kemudian menghasilkan pembentukan Madrid Football Club pada tanggal 6 Maret 1902.[1] Tiga tahun setelah berdirinya, pada tahun 1905, Madrid FC merebut gelar pertama setelah mengalahkan Athletic Bilbao pada final Copa del Rey. Klub ini menjadi salah satu anggota pendiri dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol pada 4 Januari 1909 ketika presiden klub Adolfo Meléndez menandatangani perjanjian dasar pendirian Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol. Dengan beberapa alasan, klub ini kemudian pindah ke Campo de O’Donnell pada tahun 1912.[6] Pada tahun 1920, nama klub diubah menjadi Real Madrid setelah Alfonso XIII dari Spanyol memperbolehkan klub menggunakan kata Real—yang berarti kerajaan—kepada klub ini.[7]
Awal mula Real Madrid dimulai saat sepak bola diperkenalkan ke Madrid oleh para akademisi dan mahasiswa dari Institución libre de enseñanza yang di dalamnya termasuk beberapa lulusan dari Universitas Oxford dan Universitas Cambridge. Mereka mendirikan Football Club Sky pada 1897 yang kemudian kerap bermain sepak bola secara rutin pada hari Minggu pagi di Moncloa. Klub ini kemudian terpecah menjadi dua pada tahun 1900, yaitu: New Foot-Ball de Madrid dan Club Español de Madrid.[5] Klub terakhir terpecah lagi pada tahun 1902 yang kemudian menghasilkan pembentukan Madrid Football Club pada tanggal 6 Maret 1902.[1] Tiga tahun setelah berdirinya, pada tahun 1905, Madrid FC merebut gelar pertama setelah mengalahkan Athletic Bilbao pada final Copa del Rey. Klub ini menjadi salah satu anggota pendiri dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol pada 4 Januari 1909 ketika presiden klub Adolfo Meléndez menandatangani perjanjian dasar pendirian Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol. Dengan beberapa alasan, klub ini kemudian pindah ke Campo de O’Donnell pada tahun 1912.[6] Pada tahun 1920, nama klub diubah menjadi Real Madrid setelah Alfonso XIII dari Spanyol memperbolehkan klub menggunakan kata Real—yang berarti kerajaan—kepada klub ini.[7]
tahun 2011.
* 1 Sejarah
o 1.1 Awal mula (1902—1945)
o 1.2 Era Santiago Bernabeu dan kesuksesan di Eropa (1945—1978)
o 1.3 Naik turun, generasi Quinta del Buitre, dan Piala Eropa ketujuh (1980—2000)
o 1.4 Era saat ini (2000—sekarang)
* 2 Serba-serbi
o 2.1 Lambang dan kostum
o 2.2 Stadion
o 2.3 Pendukung
* 3 Rivalitas
o 3.1 El Clásico
o 3.2 El Derbi madrileño
* 4 Pemain
o 4.1 Skuat utama
o 4.2 Pemain tambahan
o 4.3 Dipinjamkan
* 5 Manajemen tim
o 5.1 Staf kepelatihan dan teknis
o 5.2 Staf manajerial
* 6 Prestasi
o 6.1 Gelar domestik
o 6.2 Gelar Eropa
o 6.3 Gelar dunia
* 7 Real Madrid dalam bisnis
* 8 Real Madrid dalam budaya populer
* 9 Catatan kaki
* 10 Bacaan lebih lanjut
* 11 Pranala luar
Sejarah
Awal mula (1902—1945)
Foto bersejarah Real Madrid pada musim 1905—1906.
SEJARAH BERDIRINYA CLUB REAL MADRID
YANG NGAKU MADRIDISTA WAJIB LIKE
Real Madrid Club de Fútbol (pelafalan dalam bahasa Spanyol: [reˈal maˈðɾið ˈkluβ ðe ˈfutβol]), atau biasa dikenal dengan nama Real Madrid saja, adalah sebuah klub sepak bola profesional yang berbasis di kota Madrid, Spanyol. Didirikan pada 6 Maret 1902 dengan nama Madrid Club de Fútbol, tim ini menggunakan gelar Real (“dari kerajaan”) setelah Raja Alfonso XIII dari Spanyol memberikan izin resmi kepada klub tersebut pada Juni 1920. Real Madrid telah bermain di Divisi Utama Liga Spanyol (Primera División) yang disebut sebagai La Liga sejak awal kompetisi ini dimulai, tahun 1928, dan merupakan klub tersukses di Spanyol berdasarkan jumlah trofi juara yang telah mereka raih.[2] Bersama FC Barcelona dan Athletic Bilbao, klub ini menjadi salah satu klub yang belum pernah terdegradasi ke divisi bawah. Klub ini juga merupakan salah satu klub terbaik abad ke-20 menurut FIFA. Mereka telah meraih 31 gelar La Liga, 18 gelar Copa del Rey, 8 Piala Super Spanyol, 9 gelar Piala Champions/Liga Champions UEFA, 2 Piala UEFA, 1 Piala Super Eropa, dan 3 Piala Interkontinental.
Kostum tradisional Real Madrid adalah putih-putih, sehingga dijuluki Los merengues (Tim putih). Stadion kandangnya adalah Stadion Santiago Bernabéu yang berkapasitas 80.354 penonton. Real Madrid sendiri memiliki rivalitas cukup sengit terutama dengan Barcelona (dikenal sebagai El Clásico) dan klub sekota Atletico Madrid (dikenal sebagai El Derbi madrileño).
Sejak tahun 2000-an, Real Madrid dikenal sebagai tim yang gemar membeli pemain-pemain mahal berkelas dunia, sehingga diberikan julukan baru, yaitu Los Galácticos (tim galaksi). Klub ini juga dikenal sebagai salah satu klub terkaya di dunia, dengan penghasilan sebesar 438,6 juta Euro pada tahun 2011.
Tahun-tahun awal lahirnya klub Julían Palacios merupakan figur yang penting. Dialah yang pada tahun 1900 mengadakan sidang umum untuk memilih para pemain yang akan membentuk tim utama Madrid. Kemudian saudara Padrós mengambil alih. Bola kaki mulai menjadi pusat perhatian dan jumlah anggota klub bertumbuh dengan pesat. Pembentukannya sebagai klub terjadi pada tanggal 6 maret 1902, dengan sebuah anggota dewan yang dipimpin oleh Juan Padrós.
Anggota dewan yang punya impian besar ini mengusulkan kepada Gubernur Madrid, Alberto Aguilera, untuk membuat turnamen sepak bola pertama. Kompetisi pertama ini diselenggarakan untuk menghormati Yang Termulia Raja Alfonso XIII. Lima klub mendaftarkan diri di turnamen yang dimainkan di El Hipódromo. Lahirlah pada saat itu Copa de España dan lahir juga identitas Madrid: sang juara. Los Blancos sampai berhasil meraih empat gelar di enam edisi pertama.
HierrHierro mengangkat Piala Eropa Kesembilan
Guti memastikan Piala Interkontinental Ketiga
2001-2010
2011 - 2020
2001 - 2010
1991 - 2000
1981 - 1990
1971 - 1980
1961 - 1970
1951 - 1960
1941 - 1950
1931 - 1940
1921 - 1930
1911 - 1920
1902 - 1910
SiguienteAnterior
Dalam dekade ini Real Madrid kembali menjelajahi Benua Eropa dengan penuh kebanggaan dan kemenangan. Tim Real Madrid mengangkat Piala Eropa ke sembilan, Piala Antarbenua ketiga dan juga lima Liga. Selain itu, Florentino Pérez memperbaiki ekonomi klub dan menjadikannya klub terkaya di dunia.
DUA LIGA BERTURUT-TURUT
Di musin 2006-07, Fabio Capello kembali ke barisan Real Madrid. Kembali dia memberi watak juaranya kepada tim, watak yang memberi kontribusi dalam perolehan juara Liga yang ke tigapuluh. Kemenangan mulai muncul pada tanggal 18 Maret 2007. Setelah sebuah pertandingan yang transenden melawan Barcelona (3-3) , tim mengalami transformasi yang penting. Di 12 pertandingan terakhir tim ini menang 10 kali, imbang satu kali dan kalah satu kali. Di musim 2007-08 dia kembali mengulangi kesuksesan. Tim Madrid menunjukkan dengan jelas semangatnya meraih gelar sejak awal kompetisi dan memimpin klasmen sejak pertandingan kedua.
SERATUS TAHUN BERSEJARAH
Tanggal 6 Maret 2002 Real Madrid genap berumur 100 tahun. Madridismo menghidupi tahun yang penuh makna ini dengan berbagai peringatan yang diselenggarakan oleh klub untuk memeriahkan perayaan ini. Raja Juan Carlos menjadi presiden penghargaan dalam perayaan yang dilaksanakan untuk memperkenalkan wajah sebuah klub universal, sesuai dengan kebesaranya dalam sejarah. Goresan tinta emas diberikan oleh tim di akhir musim, dengan menaklukkan Piala Eropa ke sembilan, Piala Antarbenua yang ketiga dan Supercopa Eropa yang pertama.
Cara kerja Forentino Pérez menunjukkan sebuah perubahan yang mendalam dalam tubuh klub. Dia menyehatkan ekonomi klub, menjadikannya yang terkaya di dunia dan membuat sebuah transformasi dalam semua bidang. Dia mendorong adanya sebuah renovasi yang komplit di Stadion Santiago Bernabéu, membangun Ciudad Deportiva yang baru di Valdebebas dan meresmikan Stadion Alfredo Di Stéfano. Dalam bidang olah raga dia mewujudkan impian para pendukung: melihat Zidane, Ronaldo dan Beckham memakai kostum putih.
Di etapa keduanya (2006), presiden ini terus memberi semangat kepada pendukung Real Madrid dengan mengontrak para pemain dan pelatih terbaik dunia. Tiba di klub pemain setaraf Cristiano Ronaldo atau Benzemá, diantaranya, dan pelatih José Mourinho. Pelatih asal Portugal ini mendarat di Santiago Bernabéu seminggu setelah dinobati sebagai juara Eropa bersama dengan Inter Milan di stadion Santiago Bernabéu.
Vicente del Bosque tetap menjadi pelatih Real Madrid hingga tahun 2003. Filsafat dan gaya permainannya menjadikan Real Madrid sebuah tim juara. Tim putih merayakan selama keberadaannya sebagai pelatih perolehan satu Piala Eropa, satu Piala Antarbenua dan dua kejuaraan nasional, satu Supercopa Spanyol dan satu Supercopa Eropa. Sebuah karir yang hanya bisa dibandingkan dengan Real Madrid di tahun 50 dan 60-an.
Langganan:
Postingan (Atom)